Tuesday, December 4, 2018

kontrol servo


Kontrol servo
Tujuan
1.            Dapat Mengetahui prinsip kerja motor servo arus searah
2.            mengetahui sistem loop terbuka dan loop tertutup
3.            Mampu mengontrol kecepatan motor servo arus searah dengan sistem loop         terbuka maupun loop tertutup dengan maupun tanpa beban

Alat dan bahan



1).laptop/computer – digunakan untuk pengkodingan
2).nodeMCU
3).micro usb
4).jumper wires
5).servo
6).project board




Dasar teori
Motor servo adalah komponen elektronika yang berupa motor yang memiliki sistem feedback atau umpan balik guna memberikan informasi posisi putaran motor aktual yang diteruskan pada rangkaian kontrol mikrokontroler.
Pada dasarnya motor servo banyak digunakan sebagai aktuator yang membutuhkan posisi putaran motor yang presisi.
Apabila pada motor DC biasa hanya dapat dikendalikan kecepatannya serta arah putaran, lain halnya pada motor servo yaitu penambahan besaran parameter yang dapat dikendalikan berdasarkan sudut/derajat.
Komponen utama penyusun motor servo antara lain motor DC, gear rasio, potensiometer serta controller servo seperti gambar dibawah ini.

Adanya komponen potensiometer difungsikan sebagai feedback nilai yang akan diolah menjadi data posisi aktual.
Sedangkan fungsi dari controller servo yaitu memberikan sinyal – sinyal PWM (Pulse Width Modulator) untuk menggerakan motor melalui kabel motor.
Macam tipe – tipe dari motor servo ini ada 2 yaitu tipe standard dan tipe Continous.
·         Tipe standar berputarnya dibatasi sebesar 180° dan tipe ini sering banyak dipakai pada sistem robotika seperti  Arm Robot / Robot Lengan.
·         Tipe continuous mempunyai kriteria perputaran motornya sebesar 360°contoh aplikasinya pada mobil robot.
Pada setiap body servo terdapat informasi akan identitas tipe servo tersebut. Secara standar, motor servo terdiri atas 3 kabel yaitu kabel power / VCC, kabel GND serta kabel signal.

 Rangkaian Percobaan


gambar rangkaian percobaan


Program 

/* Comment this out to disable prints and save space */

#define BLYNK_PRINT Serial


#include <ESP8266WiFi.h>
#include <BlynkSimpleEsp8266.h>

// You should get Auth Token in the Blynk App.
// Go to the Project Settings (nut icon).
char auth[] = "e5e47d01d9f94081ae4c6ab341031b49";

// Your WiFi credentials.
// Set password to "" for open networks.
char ssid[] = "Prak_MJ";
char pass[] = "lab234pcr20";

void setup()
{
  // Debug console
  Serial.begin(9600);

  Blynk.begin(auth, ssid, pass);
  // You can also specify server:
  //Blynk.begin(auth, ssid, pass, "blynk-cloud.com", 80);
  //Blynk.begin(auth, ssid, pass, IPAddress(192,168,1,100), 8080);
}

void loop()
{
  Blynk.run();
  // You can inject your own code or combine it with other sketches.
  // Check other examples on how to communicate with Blynk. Remember
  // to avoid delay() function!

Data Percobaan




No comments:

Post a Comment

Cara Menghubungkan 2 Mikrotik menjadi mode Bridge dan mode Switch

Tutorial Cara menghubungkan 2 mikrotik menjadi mode Bridge dan mode Switch  1.Login ke dalam mikrotik. Kemudian masuk ke mode bridge. Dala...